Journalism on the map

SLAPP — Spatial Lens for Anti‑SLAPP Reporting

A living showcase of investigations on criminalisation of scientists, villagers, and adat communities in Indonesia. Each story is mapped, briefed, and ready to share with your newsroom or audience.

Browse briefs
SLAPP = Strategic Lawsuit Against Public Participation
Data • Maps • Storytelling
3 live investigations • Riau, Sultra, Maluku Utara
Assets: Map, article briefs, video ideas, share packs
Fokus peta
Pin cerita menampilkan pola SLAPP: saksi ahli, warga, dan pembela adat.
Science defense Community resilience Adat & land
Riau, Sumatra • Science vs SLAPP

Kriminalisasi Sains: Data yang Membungkam Koruptor

Strict liability and Rp271T ecological loss calculations trigger backlash against Prof. Bambang Hero. From perdata Rp510M to pidana Pasal 242 KUHP, we track how evidence-based testimony is attacked.

Strict liability Kebakaran & timah PERMA 1/2023
Read brief
Torobulu, Sultra • Warga vs Tambang

Kemenangan Haslilin Melawan Debu Nikel

Landmark Kasasi 4146K/Pid.Sus-LH/2025 menegaskan warga yang memprotes tambang tidak bisa dipidanakan. Debu 10 meter dari sekolah memicu perlawanan perempuan.

Anti‑SLAPP UU Minerba 162 Gender lens
Read brief
Sungai Sangaji, Maluku Utara • Adat vs Oligarki

Merah di Sungai Sangaji

11 warga adat dipenjara saat ritual Sasi. UU Minerba 162 dipakai untuk membungkam protes atas sedimentasi ore yang mematikan sumber pangan.

Adat rights Beneficial ownership Ecocide river
Read brief

Kriminalisasi Sains: Ketika Data Membungkam Korupsi

Saksi ahli kebakaran gambut berhadapan dengan gugatan Rp510M (PT JJP) hingga laporan pidana "keterangan palsu" dalam megaskandal timah Rp271T. Pola serangan bergeser dari memiskinkan ke memenjarakan, meski PERMA 1/2023 hadir sebagai benteng baru.

Fokus liputan

  • Evolusi SLAPP: perdata vs pidana Pasal 242 KUHP, aktor proxy pelapor.
  • Pertarungan metodologi: teori lompatan api vs ground fire; hitungan kerugian ekologis.
  • Efektivitas PERMA 1/2023 dan Pasal 66 PPLH di lapangan.

Narasumber kunci

  • Prof. Bambang Hero (IPB), Prof. Arif Satria, ICEL/YLBHI.
  • Pihak pelapor (Perpat BABEL) & korporasi penggugat.
  • Kejaksaan Agung/KLHK Gakkum sebagai pengguna keterangan ahli.

Visual & video

  • Time-lapse kerusakan hutan (Google Earth) dan rekonstruksi persidangan.
  • Timeline teror 2013–2025, kerugian Rp271T dalam grafik.

Dari Dapur ke Ruang Sidang: Haslilin vs Debu Nikel

Warga menghadang ekskavator PT WIN yang menggali 10 meter dari rumah dan sekolah. Kriminalisasi Pasal 162 UU Minerba dibatalkan Mahkamah Agung (Kasasi 4146K/Pid.Sus-LH/2025), menjadi preseden Anti‑SLAPP dengan perspektif gender kuat.

Fokus liputan

  • Rekonstruksi 6 Nov 2023: aksi mempertahankan ruang hidup.
  • Dampak ekologis & kesehatan: debu di rumah, SDN 12 Laeya, hilang mata pencaharian kerang.
  • Efek putusan MA: apakah tambang berhenti atau tetap jalan?

Narasumber kunci

  • Haslilin & Andi Firmansyah; LBH Makassar (Muhammad Ansar).
  • Guru/wali murid SDN 12 Laeya; perempuan pencari kerang.
  • PT WIN & DLH Konawe Selatan untuk cover both sides.

Visual & video

  • Kontras Google Earth: pemukiman padat vs bukaan tambang nikel.
  • Scene emosional di rumah Haslilin; suara alat berat di sekolah.

Merah di Sungai Sangaji: Ritual Berujung Jeruji

11 warga adat dipenjara saat ritual Sasi. Pengadilan menolak Anti‑SLAPP, memakai Pasal 162 UU Minerba untuk memuluskan operasi tambang yang mewarnai sungai jadi merah. Di baliknya, jejak beneficial ownership mengarah ke grup Harum Energy.

Fokus liputan

  • Anatomi 15–16 Mei 2025: ritual, operasi militeristik, penangkapan 27 warga.
  • Ecocide Sungai Sangaji: turbiditas, hilang kerang bia, ancaman Gunung Wato-wato.
  • Jejak gurita bisnis: PT Position → Nickel Capital → Harum Energy.

Narasumber kunci

  • 11 terpidana & Kelompok Perjuangan Perempuan Maba.
  • TAKI/YLBHI; Amin Faroek (Saksi ahli Kesultanan Tidore).
  • Manajemen PT Position/Harum Energy untuk klarifikasi.

Visual & video

  • Drone sungai berwarna merah; perjalanan perempuan adat mencari air bersih.
  • Bagan struktur oligarki dan tumpang tindih konsesi 4.017 Ha.
Social & distribution

Boost the signal

Share briefs to your team, collect emails for release day, and keep tabs on map updates.

Link copied